Wajah Kota

Sudut dan sisi kota punya cerita, wajah kota terekam kamera

Pemilihan Umum

Pemilihan Umum

Pemilihan Umum. Atau yang lebih terkenalnya dengan singkatan Pemilu. Di negaraku memang banyak sekali, pemilunya. Mungkin hampir dibilang tiap hari ada pemilihan umum. Entah pemilihan Kepala Desa, Bupati, Wali Kota, Gubernur, DPRD, DPR atau Presiden. Lelah dan melelahkan. Tidak sedikit yang berujung dengan kerusuhan dan pembakaran. Inikah gambaran dari sebuah demokrasi ? yang sering didewakan oleh sebagian para elit dan petinggi di negri ini. 

Pemilihan Umum

Rakyat harus dibuat antri, yang katanya demi sebuah perubahan masa depan yang lebih baik. Tapi kenapa justru yang terjadi sebaliknya ? Ah...aku saja tak pernah punya hak untuk mencoblos, tidak pernah terdaftar di daftar pemilih. Tapi herannya, jika urusan penarikan sumbangan, kenapa aku terdaftar ya ? SEMPRUL EDAN !

Sumber : http://www.djangkarubumi.com
 

48 komentar

selama hati belom pas, apalagi yang terlihat perubahan yang di gembar gemborkan justru malah padakorup...mendingan jadi GOLPUT SEJATI seperti saya kang.
Mari kita suarakan dan teriakan "HIDUP GOLPUT"

kalau masalah sumbangan pasti deh tiap orang walaupun terdaftar atau tidak wajib di datangi, tidak ada yang terlewat, kebagian hak pilih lewat aja, soalnya tidak ada uanganya, hehehe

opo ra edan...sumbangan bisa terdaftar dua kali :D

Pemilu hanya untuk ajang eksis para para pejabat untuk menggantikan para koruptor terdahulu saja gan, merekah katanya berjanji membela kepentingan rakyat nyatanya malah ngambilin uang rakyat.

orang kaya harus banyak sedekah...hehheee

enaknya hukum gantung saja ya ?

yah beginilah kenyataan yang ada, ...
semoga saja mereka yg duduk diatas sana pada sadar, dan memikirkan rakyat kecil. karena tanpa rakyat kecil rakyat besar tidak ada artinya.

Sebenarnya salah sistem apa salah oknumnya ya mas...pemilu biayanya triliunan...tapi rakyat miskin makin banyak

Wwkwk., itu namanya rejeki mas blangkon,.
diterima saja., yang penting kan kita gak minta.,

golput itu termasuk yang sering kena keputihan itu ya Kang

Cak Agus, bukane pas pemilu itu uang salam tempel saling berterbangan menebar pesona ?

dimulai dari gantung sepatu dulu, trus naik ke atas

Pemilu memang penuh dengan lika liku dan kontrofersi mas, ujung ujung nya rakyat juga yang jadi korban

Setuju pak mari kita suarakan Golput ( Golongan Pencari Uang Tunai ) dengan lantang wkakakakakaka

kalau sampean tak pernah dikasih hak buat mencoblos atau memilih, jangan2 sampean nggak di akui mas sebagai warnaga negara indonesia, ckckckckkc pisssssss

#Rizkyzone.com

Horeeeeeeeeeeeeeee Hidup GOLPUT
Iyessssssssssssssssssssssssssssss

horeee
aku ra tau nyoblos....
nyoblos ra nyoblos....mangan golet dewek,pemerintah mana peduli.

inilah wajah demokrasi kita..tidak bisa ditutup wajah itu..

kalau saya lihat dari kacamata orang ndeso dan awam ini---pemilu adalah pemborosan uang nagara....bayangkan, berapa milyar uang habis untuk pemilu, iya kalau hasilnya memuaskan....nah kalau hasilnya hanya untuk perebutan kekuasaan tanpa ada pembangunan yang berarti...kan mubadzir tuh

golput---yeah!!!!! saya kemarin golput di pemilihan gubernur riau

lah, di sini nggak cuma salam tempel Mas...tapi kain mahal-mahal melayang di mana-mana, katanya seragam baru buat ibu-ibu pengajian...piye jal?

habis itu digantung baju dan celananya....

milih atau tidak milih yang pentinng aku cinta Indonesia

pemborosan dan hasilnya ra genah

hidup golput, setuju sama mamang di atas, buat apa mencoblos orang yang belum tentu betul. Saya bakal coblos bila orangnya sudah bisa membuktikan kualitas :)

nah kalau ada iuran keamanan, iuran sampah dan iuran bal balan gimana dong, ngelu kan ?

selama hayat dikandung badan blm pernah saya memilih...:D

selamat malam Kang...hehehe ending dari Artikelnya membuat saya ngakak...owgh iya saya ijin yaa Kang Follow blognya, jika ada waktu ke sebelah juga jalan jalan dan follback jika berkenan...

kok bisa ya? kalau gini protes ke spa mas? perangkat desanya salah nulis nama mas hingga dobel tu

Delematis Kang, namun kita juga perlu suatu perubahan.

Salam wisata

Wah, bisa gituu ya .. Pas Pemilu namanya gak ada tapi pas narik sumbangan ada. Wakakaakaka.
Sabar ye mas

mampir lagi aaahh, siapa tahu dapat dapat bonus :)

yang penting koment...heheheee

haha, pemilihan bupati yg kemarin jg aku gak nyoblos sob...

Oya, selamat ya sob, blogmu terpilih menjadi "Guest This Week"nya Penghuni 60, alias bakal dipajang seminggu full di halaman dpn, cek aja di sidebar kiri sebelah posting terbaru, semoga bermanfaat ya, semoga mempererat jalinan persahabatan sesama blogger
^_^
selamat!

saya golput disemua pemilu kecuali pemilihan kades :)

tapi Pak Zeer pernah memilih calon istri kan ??

wew, selamat ya mas Blangkon :)

ketika rakyat harus memilih, mereka harus menentukan mana pemimpin yang benar-benar akan BEJO( Berani, Jujur, Ojo dumeh )..
follow back gan..

Maturnuhun, sampun kersa mampir !

 
Copyright © 2013- | Wajah Kota | Powered by Blogger
Back To Top